hujan deras

thelastsupper1.jpgEdisi. 50/XXXVI/04 – 10 Februari 2008

DENGAN tujuh hari berkabung nasional, perintah pengibaran bendera setengah tiang—lain soal Anda patuh atau keberatan—Soeharto yang berpulang Ahad dua pekan lalu sudah menjadi ”pahlawan”. Suka atau tidak, sejak ia masuk Rumah Sakit Pertamina hingga wafat, tiga pekan kemudian, ia masih seorang master dengan kuasa penuh. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Sumber: myRMnews
Selasa, 05 Februari 2008, 18:49:37 WIB

Laporan: Yayat R. Cipasang

Jakarta, myRMnews. Redaksi Majalah Tempo tidak hanya meminta maaf kepada umat Kristiani tetapi juga berjanji untuk menarik majalah edisi 04-10 Februari 2008 di pasaran.

Redaksi Tempo juga berjanji akan menulis dan membuat pernyataan maaf di media cetak dan elektronik di luar Grup Tempo. “Cuma masalahnya barang (majalah) sudah habis di pasaran,” kata Ketua Umum Pemuda Katolik Natalis Situmorang kepada MyRMNews seusai berdialog dengan redaksi Tempo di Gedung Tempo, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (5/2). Baca entri selengkapnya »

Sumber: Tempo Interaktif
Selasa, 05 Pebruari 2008
TEMPO Interaktif, Jakarta, Toriq Hadad, pemimpin redaksi Majalah Berita Mingguan Tempo meminta maaf kepada umat Kristiani sehubungan dengan penerbitan gambar sampul edisi terakhir majalah tersebut. Dalam edisi no 50/XXXVI/04 – 10 Februari
2008, majalah Tempo memuat laporan khusus mengenai meninggalnya mantan  presiden Soeharto. Baca entri selengkapnya »

Sumber; myRMnews.

Selasa, 05 Februari 2008, 14:34:54 WIB

84368-12282905022008tempo.jpg

Laporan: Tuahta Arief

Jakarta, MyRMNews. The Last Supper karya Leonardo Da Vinci adalah salah satu bagian dari penggambaran adegan yang paling menentukan dalam sejarah kehidupan Yesus. Dalam peristiwa yang terjadi beberapa saat sebelum penangkapan Yesus di Taman Getsemani, Da Vinci menggambarkan keresahan murid-murid Yesus setelah Yesus mengabarkan bahwa salah seorang muridnya adalah penghianat. Maka keduabelas murid pun saling bertanya-tanya. Baca entri selengkapnya »

Sumber: myRMnews
Selasa, 05 Februari 2008, 14:05:26 WIB

Laporan: M Hendry Ginting

Jakarta, myRMnews. Ilustrasi cover Tempo yang menggambarkan Soeharto beserta enam anaknya, yang mirip dengan lukisan Leonardo Da Vinci menuai kecaman.

Ketua Umum Pemuda Katolik, Natalis Situmorang kepada myRMnews, siang ini (Selasa, 5/2) menuturkan buat umat Kristen, perjamuan kudus itu maknanya sangat suci, karena perjamuan kudus itu merupakan perjamuan terakhir dengan murid-muridnya, sebelum Yesus disalib di bukit Golgota.

“Makanya, perjamuan kudus itu akan selalu kami kenang dan tidak akan lepas dari iman kami, “ katanya. Baca entri selengkapnya »

Sumber: myRMnews
Selasa, 05 Februari 2008, 13:04:55 WIB

Laporan: Yayat R. Cipasang

Jakarta, myRMnews. Sebagian umat Kristiani mulai merespons cover Majalah Tempo edisi 04-10 Februari 2008 yang menampilkan “Perjamuan Kudus” Soeharto dan keenam anaknya.

Sejak Senin (3/2), beredar pesan singkat (SMS) yang menyebutkan cover Tempo tersebut menyinggung Kristiani dan umat lainnya yang peduli. Bahkan Pemuda Kristiani berencana protes dengan menggeruduk Kantor Tempo di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Baca entri selengkapnya »

Sumber: myRMnews
Selasa, 05 Februari 2008, 12:26:13 WIB

Laporan: M Hendry GintingCover Tempo

Jakarta, myRMnews.
Politisi Partai Damai Sejahtera (PDS) Denny Tewu tidak mau negative thinking dalam menilai cover majalah Tempo edisi 04-10 Februari 2008. Dalam cover edisi terbaru tersebut, digambarkan Soeharto dan enam orang anak-anaknya. Ilustrasi tersebut mirip lukisan “The Last Supper” atau Perjamuan Terakhir Yesus beserta 12 muridnya karya Leonardo da Vinci.

“Kami tidak mau negative thinking dulu,” kata Wakil Ketua Umum PDS, Denny Tewu kepada myRMnews Selasa siang ini (5/2) menyikapi cover majalah Tempo tersebut.

Ia mengakui, ketika mengetahui munculnya cover seperti itu, malam kemarin (Senin, 4/2), para pengurus PDS menggelar rapat khusus untuk membahasnya. Hasilnya, PDS menugaskan bidang hukum dan HAM untuk melayangkan surat ke redaksional majalah Tempo. Dalam suratnya, PDS kata Denny menanyakan apa motivasi redaksi majalah Tempo membuat cover seperti itu.

Denny meyakini, pemunculan cover tersebut, akan mendapat reaksi dari umat Kristen yang berbeda-beda. Ada yang menganggap sebagai hal yang wajar, sebagai sebuah kreativitas, dan ada pula yang tersinggung.

Ia menambahkan, dalam perjamuan kudus (sesungguhnya), Yesus dikelilingi 12 pengikutnya. Sedangkan cover Majalah Tempo, berada di tengah dikelilingi putra-putrinya. “Mudah-mudahan tidak ada maksud Majalah Tempo untuk melecehkan Yesus Kristus, tapi sebagai bentuk kreativitas saja,” ujarnya. dry