hujan deras

Bung Tomo dan M. Natsir Resmi Pahlawan

Posted on: 8 November, 2008

Sabtu, 08 November 2008, 09:24:03 WIB

Jakarta, myRMnews. Ikon hari pahlawan, Sutomo alias Bung Tomo, akhirnya resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional.

Kemarin (7/11) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan gelar pahlawan nasional untuk pemimpin pertempuran 10 November 1945 itu di istana negara.

Ada tiga tokoh yang kemarin dianugerahi gelar pahlawan nasional. Selain Sutomo, gelar pahlawan diberikan kepada Mohammad Natsir dan K.H. Abdul Halim (Ketua Umum Persatuan Umat Islam).

SBY juga menyerahkan Bintang Mahaputera Utama untuk almarhum Petta Lolo La Sinrang, tokoh pejuang Kerajaan Sawitto (Sulsel). Juga Bintang Budaya Parama Dharma untuk almarhum Wahyu Sihombing (sutradara) dan almarhum Marah Rusli (penulis/sastrawan).

Gelar pahlawan bagi Bung Tomo diterima oleh Sulistina Sutomo, istri Bung Tomo. Perempuan 83 tahun itu hadir bersama putra bungsunya Bambang Sulistomo.

’’Alhamdulillah. Saya lega dan bersyukur. Terimakasih untuk warga Jawa Timur yang sudah memperjuangkan mulai tahun 80-an,’’ kata Sulistina.

Sulistina berharap generasi muda bisa mentauladani Bung Tomo yang selalu berjuang tanpa pamrih. Mengenai sulitnya gelar pahlawan diraih oleh Bung Tomo, Sulistina mengaku tidak pernah ngoyo. ’’Kebenaran itu pasti muncul, meski ditutupi,’’ katanya.

Wakil Walikota Surabaya Arif Afandi yang ikut mendampingi keluarga Bung Tomo juga mengaku senang dngan gelar pahlawan bagi pria kelahiran Blauran, 3 Oktober 1920 itu.

’’Atas nama warga kota Surabaya, saya ucapkan terima kasih kepada presiden. Ini menjadi kebanggan bagi arek-arek Suroboyo,’’ kata Arif.

Bagi Surabaya, gelar pahlawan tersebut mengokohkan status Surabaya sebagai kota pahlawan.

’’Sempat mengherankan, hari pahlawan di Surabaya, tapi tidak ada pahlawan dari Suarabaya,’’ tandas mantan pemred Jawa Pos itu.

Pemberian gelar pahlawan nasional bagi Bung Tomo dan Natsir cukup melegakan. Bung Tomo butuh waktu 27 tahun, sejak meninggal pada 1981, untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Sedangkan untuk M. Matsir butuh 15 tahun (meninggal 6 Februari 1993).

Gelar pahlawan bagi Natsir kemarin diterima oleh putra bungsunya Ahmad Fauzie Natsir, (66). Empat dari putra Natsir kemarin hadir. Mereka adalah Siti Muchliesah Natsir (72), Asma Farida Natsir (69), dan Aisyahtul Asriah Natsir (66). Putri keempat Natsir, Hasnah Faizah Natsir (67), tidak hadir.

Gelar pahlawan nasional bagi Natsir sangat mengharukan bagi keluarga bersar Natsir.

’’Ini kami dedikasikan bagi seluruh warga Indonesia,’’ kata pemilik pondok pesantren Darussallah Bogor itu.

Natsir merupakan tokoh Islam yang sangat terkenal. Pria kelahiran Mingangkabau 17 Juli 1908 itu pernah menjabat sebagai perdana menteri dari 5 September 1950 hingga 26 April 1951. Natsir juga dikenal sebagai mantan ketua Masyumi, unsur pimpinan PRRI, dan Ketua Dewan Islamiyyah Indonesia (DDII). [hta]

5 Tanggapan to "Bung Tomo dan M. Natsir Resmi Pahlawan"

saya sangat setuju apabila bung tomo resmi jadi pahlawan meskipun terlambat…………..!!!

salam kenal yaa…
tulisannya bagus2 dan objektif nihh…
keep blogging, keep posting yah…
Tetap kritis..

semoga kedepan bertambah lagi pahlawan Indo

mengapa pemerintah cukup lama untuk memberikan gelar anugerah PAHLAWAN NASIONAL kepada mereka?..adakah unsur sisi ketidaksukaan atau sejenisnya?..berdosalah dan terkutuklah pemerintah negeri ini yang benar2 tidak mengakui perjuangan mereka. Bung Tomo, Bung Natsir..kita bisa menanyakan eksistensi mereka di pelosok2 negeri ini, semua rakyat negeri ini tahu bagaimana dan apa kiprah mereka, lalu mengapa harus memerlukan bertahun tahun untuk memberikan gelar PAHLAWAN kepada mereka?..memang seh mereka tidak menuntut akan hal ini, namun secara dejure, rakyat negeri ini telah mengakui kepahlawanan mereka. selamat untuk penganugerahan Pahlawan Nasional buat para pahlawanku, hormat kami setinggi tingginya kepada engkau. dari kami para penerusmu…

saya malah kaget..
“bung tomo belum dianugrahi gelar pahlawan?”
bener-bener aneh..
padahal hari pahlawan identik dengan peristiwa yang jelas-jelas melibatkan bung tomo.
saya jadi pengen tau, sejak kapan tanggal 10 november dijadikan sebagai hari pahlawan?
kenapa pemerintah waktu itu tidak langsung menganugrahi gelar pahlawan kepada bung tomo?

tapi syukurlah… walaupun menurut saya ‘sangat terlambat sekali’ akhirnya datang juga waktunya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,133 hits
%d blogger menyukai ini: