hujan deras

IMLPC: “Perjamuan Kudus Soeharto” Bisa Menyesatkan

Posted on: 5 Februari, 2008

Sumber: myRMnews
Selasa, 05 Februari 2008, 13:04:55 WIB

Laporan: Yayat R. Cipasang

Jakarta, myRMnews. Sebagian umat Kristiani mulai merespons cover Majalah Tempo edisi 04-10 Februari 2008 yang menampilkan “Perjamuan Kudus” Soeharto dan keenam anaknya.

Sejak Senin (3/2), beredar pesan singkat (SMS) yang menyebutkan cover Tempo tersebut menyinggung Kristiani dan umat lainnya yang peduli. Bahkan Pemuda Kristiani berencana protes dengan menggeruduk Kantor Tempo di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.

Direktur Eksekutif IMLPC Christina Chelsia Chan menyatakan, cover Tempo dapat menjerumuskan pemahaman orang awam. Mereka akan menyamakan Yesus dengan Soeharto dan kroni-kroninya yang dicap jahat.

“Ini bisa misunderstanding,” kata Chelsia kepada myRMnews, Selasa (5/2).

Dari sisi Kode Etik Jurnalistik, menurut Chelsia, harus ditanyakan kepada redaksi Tempo, atas dasar pemahaman apa diputuskan untuk membuat dan mempublikasikan cover seperti itu. Sementara di sisi lain Perjamuan Kudu Yesus diimani umat Kristiania sebagai hal yang sangat suci.

“Pemahaman apa yang timbul dari desain dan editorial Tempo memutuskan keluarga Soeharto menjadi representasi Perjamuan Kudus Yesus,” kata Chelsia.

Dikatakan Chelsia, umat Kristiani atau masyarakat yang peduli harus meminta penjelasasan dari redaksi Tempo apakah publikasi cover memiliki itikad buruk atau ada pemahaman yang memang tidak disengaja.

“Sebab akibat cover tersebut bukan Soeharto yang dirugikan tetapi umat Kristiani di Indonesia bahkan mungkin di dunia,” ujar Chelsia.

Bila publikasi cover itu karena pemahaman yang tidak disengaja, kata Chelsia, Tempo harus segera menjelaskan kepada publik. “Bila memang salah Tempo harus meminta maaf,” pungkasnya. yat

1 Response to "IMLPC: “Perjamuan Kudus Soeharto” Bisa Menyesatkan"

Gambar ini menurut saya adalah sbgai sindiran atas KEMUNAFIKAN BANGSA kita, yg dari thn 1966 sampai 1997 memuja soeharto sebagai juruselamat mungkin tuhan ke 2 jg. namun thn 1998 tiba2 dihujat, kemudian setelah dia mati thn 2008 dia kembali dipuja sebagai juruselamat yg suci, yg seolah tak pernah korupsi dan membunuh bangsa sendiri, apalagi kelakuan anak2nya dan kroni2nya yg seperti setan kelaparan itu.
Soeharto kembali ‘disembah’ oleh media dan pemerintah setelah kematiannya.
Menurut saya itulah makna dari cover Majalah Tempo tersebut.

Jadi bukan Yesus yg disamakan dgn soeharto melainkan soeharto (yg oleh sebagian besar org indonesia) disamakan dgn Yesus , dlm arti mereka memuja muja soeharto setelah kematiannya.
Karena tidak mungkin Yesus disamakan dengan Iblis !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,133 hits
%d blogger menyukai ini: