hujan deras

Lama Menghilang, Film Soeharto Diputar Ulang

Posted on: 28 Januari, 2008

Sumber; http://www.myRMnews.com
Senin, 28 Januari 2008, 19:53:59 WIB

Laporan: Tuahta Arief

Jakarta, MyRMNews. Bukan main penghargaan yang diberikan kepada mendiang Soeharto. Setelah lama tak muncul di televisi, film bertemakan kepahlawanan bekas penguasa Orde Baru itu kembali tayang, siang tadi, (Senin, 28/1).

Sebuah judul film yang sudah lama tak pernah menampakkan batang hidungnya di tengah-tengah rakyat Indoneisa, “Janur Kuning”, akhirnya ditayangkan salah satu televisi swasta, beberapa saat usai acara live pemakaman Soeharto.

Film “Janur Kuning” yang diproduksi tahun 1979 itu memang masih dalam perdebatan. Tak heran, kalau pasca-kejatuhan Soeharto tahun 1998, film yang disutradarai Alam Rengga Surawidjaja itu tak lagi mudah didapatkan.

Nasib film yang mengisahkan tentang heroisme TNI saat pertempuran enam jam di Jogjakarta ini sama dengan nasib film “Serangan Fajar” (1981).

Film itu ditengarai sarat dengan unsur propaganda Soeharto dan unsur-unsur manipulasi fakta sejarah.

Kedua film itu, laksana menghilang dari bumi Indonesia. Sama seperti film Penghianatan G30SPKI besutan Arifin C Noer, yang hingga kini sama sekali raib dan hanya muncul lewat cuplikan-cuplikan yang mengisahkan kebohongan Soeharto di seputar tragedi 1965.

Dalam film Janur Kuning, diperlihatkan peran besar Soeharto ketika membebaskan Jogja pada agresi Belanda pertama.

Sementara itu, dalam tema yang sama, Usmar Ismail pernah membesut sebuah film perjuangan yang berjudul Enam Djam di Djogja (1951). Dalam film itu, tergambar bahwa tokoh yang berperan dalam peristiwa Serangan Umum 1 Maret adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX. hta

5 Tanggapan to "Lama Menghilang, Film Soeharto Diputar Ulang"

memang kekuasaan sebuah tirani tidak lepas dari sebuah konspirasi

siapapun tokoh yang diunggulkan dalam film tersebut memang harus kita hargai perjuangannnya walaupun memutar balik sejarah , tapi emang pada jamannya beliau juga turut andil dalam kemerdekaan kita, jadi tidak pantas kalo kita generasi muda menghujat beliau , coba bayangkan kalo kita hidup dijaman itu….kita belum tentu seenak sekaarang, ayo kita haragai para pahlawan kita

menurut saya apapun latar belakang film tersebut.ia harus tetap ada karena dengannya akan memompa semangat patriotisme anak bangsa.Semangat juang akan senantiasa bersemayam dihati kita untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini apabila seluruh elemen bangsa mampu dan mau mengggoreskan sejarh perjuangan bangsa secara kontinyu disanubari anak bangsa agar tidak mudah lupa pada perjuangan para pendahulu kita

Dari situ kita sudah tau suharto adalah seorang sutradara hebat. Dia setara dgn Nia dinata,Hanung bramantyo,Garin dll. Bedanya Suharto benar2 memainkan peran itu di dalam sebuah Negara bonekanya yg bernama RI. Dia raja kibul!!!

saya pengen banget nonton film tuh
kalo dlu si biasa tiep taon diputer di TVRI kalo ada yang mw kasi link thnx berat

trimz..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,087 hits
%d blogger menyukai ini: