hujan deras

Happy B’Day to Me

Posted on: 12 September, 2007

Sampai juga aku pada tahun ke-24 kelahiranku. Sebuah perjalanan yang bila dipetakan dan dihamparkan bisa memakan seperempat bagian bumi. Seuntai doa dan harapan dari semua orang berharap baik padaku. Papa dan Emak, empat kakak dan dua adikku.

Ini kali aku masih diperkenankan untuk memeringati kelahiranku. Mencoba tahu, arti di balik kehadiranku di tengah dunia yang seiring waktu semakin sulit ku mengerti.
Waktu berputar, jaman berkisar dan aku tetap melewati tahun-tahun di mana tanpa kusadari semuanya semakin terasa asing.

Sebelum waktu 00.00 di tanggal 12 bulan sembilan, aku masih juga berpikir soal peta yng sudah tak sengaja tergambar olehku. Aku berpikir soal harapan dan seuntai doa dari orang-orang kucinta.
Entahlah, aku benar-benar menginjak saat di mana tahunku semakin bertambah. seperti tahun-tahun lalu, aku pun memberikan harapan dan pengharapan atas diriku sendiri. Menatap pada kue yang di atasnya ada lilin yang berbentu angka 2 dan 4. Hah. Aku semakin dekat. Di dalam kepalaku semuanya itu terjadi.

Aku rindu Emak. Aku rindu ketika Emak memberikan aku doa-doa sambil menjunjungkan sepiring nasi hangat dan telur ayam. Sambil mendoakanku menjadi anak santun dan berbakti. Aku rindu Emak. Aku berharap bahwa peristiwa itu akan abadi selalu di kepalaku.

Awak semakin tua mak.Rambut semakin panjang, wajah juga sudah dipenuhi cambang. Badan semakin bundar. Awak mau, Emak tahu kalau anaknya saat ini telah bertumbuh menjadi anak yang santun dan berbakti pada keluarga.

Awak minta doa. Awak tahu, Emak pasti selalu mendoakan awak. Karena Emak adalah Emak.

Emak, secepatnya, kita pasti berkumpul lagi. nanti bila awak bertemu Emak, junjungkan awak sepiring nasi hangat di kepala Awak. Beri awak restu, Doakan awak sehat selalu. dan tetap menjadi tongkat bagi emak. Sebagaimana emak dulu bilang. kalau awak ini adalah tongkat yang akan menemani kemanapun emak pergi. Tongkat yang akan selalu membimbing dan membuka jalan terang dan tenang.

Jam enam pagi nanti, persis di tanggal 12 bulan ke sembilan, 24 tahun lalu, emak sudah lahirkan awak. Terima kasih mak, atas kehidupan yang telah emak berikan ini. Sembilan emak selalu membawa awak ke mana pun. Awak ingat itu. Meski awak tak ingat betul, apa yang sudah awak rencanakan selama di dalam perut emak, tapi awak ingat dengan belaian tangan emak yang lembut dan tulus. awak minta disuapi mak.

Selamat ulang tahun kepada diriku. Selamat panjang umur kepada semua orang yang mendoakan kebaikan kepadaku.
Terima kasih Tuhan. Terima kasih.

4 Tanggapan to "Happy B’Day to Me"

met ultah Jan, moga sukses,saya suka tulisanmu, bahasanya indah kayak seno gumira

Terima kasih Mas Abu. Tahun ini saya sedih sekali karena memeringati hari kelahiran sendiri.

He, selamat ulang tahun mas Hujan. BTW nama Hujan itu aseli ya? kok unik ya? apa orangnya seunik nakamnya?
Salam kenal mas

akuuu gak tauuuu… maap telaaaaaaaaat.. met ulangtauun, timurrrrrrrr..semoga sisa umur ne bermanfaat dan gak ada yang sia-sia.. selamat melanjutkan usia.. hehe, berkarya terus… salam sobat..yoe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,133 hits
%d blogger menyukai ini: