hujan deras

Pencalonan Mega Ditanggapi Dingin Dua Bekas Capres

Posted on: 10 September, 2007

Sumber: http://www.myRMnews.com
Senin, 10 September 2007, 07:18:51 WIB

Jakarta, myRMnews. Kalangan partai politik menang­gapi dingin rencana PDI Perjuangan kembali men­calonkan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2009.

Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jenderal (Purn) Wiranto enggan me­ngomentari manuver para kader banteng. Be­kas Panglima ABRI ini menilai hal itu urusan dapur orang lain.

“Ya biarin saja, itu kan urusan partai. Ya biarin urusan mereka, kalau orang luar ikut komentar tidak baik,” tandas Wiranto seusai perayaan HUT ke-3 The Wahid Institute di Jakarta, Sabtu.

Ketika ditanya siapakah calon presiden yang akan diusung partainya, Wiranto menjawab di­plomatis. Katanya, partai yang dipimpinnya sa­at ini tengah konsentrasi melakukan konsoli­dasi guna memenangkan pemilu, “Lazimnya partai politik mencalonkan ketuanya, tapi be­lum bisa kami kukuhkan secara formal.’’

Partai Hanura yang baru berumur delapan itu sedang melakukan konsolidasi. ’’Kami sudah memiliki 33 pengurus provinsi dan 42 di kabupaten dan kota,” jelas Wiranto, yang pada Pilpres 2004 menjadi calon presiden dari Partai Golkar.

Hal serupa dikemukakan Ketua Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Ab­durrahman Wahid alias Gus Dur. Menurut be­kas Presien RI ini, pencalonan Mega me­ru­pa­­kan hal yang lumrah dan wajar. “Ya itu biasa saja. Ya wajar-wajar saja, kan ketua umumnya. Itu urusan internal partai, biarkan diputuskan sendiri.”

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Is­kandar juga senada dengan paman­nya, Gus Dur. Menurut wakil ketua DPR RI ini pencalonan Mega secagai capres merupakan hak PDIP selaku satu-satunya partai oposisi di republik ini.

“Itu hak PDIP mencalonkan Mbak Mega lagi menjadi calon presiden, me­reka punya pertimbangan-pertimbang­an sendiri. Tentunya dengan persiapan lebih dini akan semakin matang dan membuat pertarungan lebih matang,” tandas Cak Imin.

Tokoh Malari, Hariman Siregar, punya pandangan lain. Menurutnya, jika capres dari PDIP bukan Me­gawati ma­ka partai berlambang ban­teng gemuk dalam lingkaran itu akan tercerai berai. “Tidak ada pilihan lain. Sebab kalau orang lain (yang dica­lonkan, red) akan menimbulkan per­pecahan.”

Sebagaimana diketahui, Mega ham­pir dipastikan akan kembali menjadi capres tunggal dari PDIP pada Pemilu 2009. Meskipun belum memberikan ja­waban pasti, namun sang suami, Tau­fik Kiemas terus mendorong istri ter­cintanya menjadi pesaing SBY. rm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,133 hits
%d blogger menyukai ini: