hujan deras

Dua Pertiga Rakyat Dunia Minta AS Tinggalkan Irak

Posted on: 8 September, 2007

Sumber: www.myrmnews.com
Sabtu, 08 September 2007, 05:18:21 WIB

Perang Irak yang dimotori Washington, semakin tidak popular dan ditentang masyarakat internasional.

HASIL jajak jajak pendapat BBC, Jumat, mengungkapkan, lebih dari dua pertiga orang di seluruh dunia berpikir bahwa pasukan pimpinan Amerika Serikat (AS) harus keluar dari Irak dalam waktu setahun.

Jajak pendapat Layanan Dunia BBC itu, yang menanyai 23.000 orang di 22 negara, juga menemukan bahwa hanya se­perempat dari responden yang ber­pikir bahwa tentara asing se­harusnya tetap di Irak sampai keadaan keamanan di Negeri 1001 Malam itu membaik.

Hampir dua-pertiga (61 per­sen) dari warga AS yang ditanyai dalam jajak pendapat ini, me­nya­takan berpikir bahwa tentaranya harus meninggalkan Irak dalam satu tahun, dengan 24 persen mengatakan harus segera keluar dari negeri kaya minyak itu.

Hanya sekitar sepertiga dari war­ga AS yang menyatakan ten­taranya sebaiknya tinggal sampai keamanan membaik, kata jajak pendapat itu, yang dilaksanakan GlobeScan dan Kegiatan tentang Sikap Kebijakan Antarbangsa di Universitas Maryland antara 29 Mei hingga 26 Juli.

Saat ini, Negeri Adikuasa itu menem­patkan sekitar 160.000 tentara di Irak. Sebagian besar warga dari anggota lain se­kutu pimpinan AS, juga menghendaki pa­sukannya keluar dari negara terkoyak pe­rang tersebut dalam setahun, yakni 65 per­sen dari warga Inggris, 63 persen Korea Selatan dan 63 persen warga Australia.

Presiden AS George W. Bush Senin (3/9) diam-diam mengun­jungi Irak dan pekan ini meng­ung­kapkan kemungkinan mengu­rangi jumlah tentaranya jika ke­adaan keamanan membaik. Ing­gris yang dikenal sebagai sekutu utama Paman Sam, sudah me­ngurangi jumlah tentaranya sam­pai sekitar 5.000 orang dan me­nyatakan pa­sukannya berada di Irak selama diper­lukan.

Ketua GlobeScan Doug Miller menya­takan, jajak pendapat itu menunjukkan sebagian besar orang menginginkan jad­wal pe­narikan pasukan multinasional pimpinan AS dari Irak.

“Titik berat pendapat umum dunia dan tentunya pendapat rak­yat Amerika Serikat, ialah me­nen­tang kebijakan peme­rintah Bush membiarkan kea­daan kea­manan di Irak diatur jadwal pena­rikan pasukan Ame­rika Serikat,” kata Miller dalam pernyataan.

Posisi Bush saat ini semakin terjepit karena pihak oposisi, Partai Demokrat dan sejumlah anggota utama Rapublikan, gen­car menekan Gedung Putih agar segera menarik tentara AS dari Irak, sesudah perang itu ber­lang­sung lebih dari empat tahun, menewaskan 3.700 tentara AS di antaranya dan puluhan ribuan warga Irak yang tak berdosa.

Banyak tentara AS yang tewas dihabisi para pejuang Irak dengan cara bom bunuh diri. Terakhir, tiga tentara AS tewas dan dua lainnya cedera oleh peledak penyusup berupa bom. Bom itu menghantam ronda tentara ter­sebut di Bagdad timur Selasa lalu. Pada hari yang sama, satu tentara AS lainnya tewas dan dua lagi cedera dalam gerakan tempur di daerah Bagdad barat.

Kematian terkini itu membuat jumlah tentara AS yang tewas di Irak sejak serbuan bulan Maret 2003 menjadi 3.736 orang, de­mikian hasil hitungan kantor berita Pe­ran­cis, AFP berdasarkan atas angka Pentagon. Sementara kantor berita Inggris Reuters menyebut angka 3.746. bbc/reutersrm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,133 hits
%d blogger menyukai ini: