hujan deras

Bis Jangan Mogok Dong

Posted on: 9 Agustus, 2007

censorCerita ini mengenai kehidupan seorang petualang waktu. Berasal dari tempat dan lingkungan yang sangat mematuhi waktu.  Dan waktu dari tempat asalnya telah membawanya bertualang, bersama waktu, menembus waktu, sampai pada waktunya, petualangan mereka berhenti. Stop, waktunya stop! Sekarang waktunya, untuk menikmati waktu, tak lebih dari 60 menit!

Waktu bercerita, sudah waktunya kita mendengar sebentar……

Chapter I

Rawapening
Aku adalah mimpi buruk di siang hari! Dari bus-bus penuh bejubel orang dan bau deodorant yang merembes keluar, mengerjap-kerjap….sehingga ozon pun bolong karena zat bau dari balik ketiakmu! Hahaha…  begitu deras keringat yang keluar dari pori-pori gusarku…. kapan dunia ini berhenti?

Aku adalah mimpi buruk di siang hari! Dimana orang-orang yang larut dalam keriuhan sebuah bus yang laju dengan kencang, dengan bersuarakan parau, persis gagak yang sedang onani.
Enam perempuan bunting berdiri menghadap jendela, berkata sambil mengelus-elus perutnya “keluarlah enam perempuan lagi, dan buntinglah dengan segera!!”
Aku disana ketika itu, diantara desakan manusia yang bawel. Antri menunggu uang gaji… dari kantor-kantor pemerintahan…

Bus-bus laju
Dan aku… tetap, si mimpi buruk di siang hari!

Tak-tik-tak-tik-tak-tak-tik-tak-tik-tak-tik-taik!

Bersama Faust aku telah menciptakan sebuah dunia baru, di balik frame-frame foto digital, di balik senyum-senyum perempuan nakal. Pasar-pasar malam yang menyuguhkan adegan-adegan bugil penari ular… sexy!erotik! menggelinjang!
Mungkin untuk sesaat aku berdamai dengan keindahan, dengan salam takzim orang-orang yang diliputi kedamaian.

Alim ulama, pendeta orang-orang tua, pejabat, presiden,raja, tuan tanah, badut, badut, badut…..

Aku menyambangi tidur siangmu dalam rupa Mephistopales
Jangan bilang kalau kau tak mengenal aku, jangan bohong. Kita berada di bawah satu atap. Saat ini aku adalah mimpi buruk tidur siang kalian semua…..

Ingat, salah seorang perempuan bunting yang berdiri di sudut jendela telah membisikkan sesuatu pada janin yang akan dilahirkannya. “Kau Ken Arok, yang akan menguasai tanah Jawa ini”

Beberapa waktu kemudian, aku masih sempat berdamai dengan para penumpang lainya. Termasuk lim wanita bunting lainya, yang kini ternyata sudah melahirkan…
Semakin bertambah banyak orang yang datang ke dalam bus ini.

Aku adalah mimpi buruk di siang hari! Seperti ratusan serdadu Amerika yang terbantai oleh kamikaze di pagi hari.
Betapa hari itu menjadi hari yang sangat kelabu bagi peradaban setelah holocaust yang terjadi di masa Hitler…

Hahaha…… aku selalu berbohong, karena itulah aku menjadi mimpi buruk di siang hari.
Tidak ada yang dapat mengerti tentang jalanku. Tidak ada! Bahkan siapa pun hanya akan menjadi penonton saja dalam garangnya siang, panasnya cuaca yang keluar dari bau ketekmu…..

Manusia hanya hidup dengan mengikuti arus waktunya, tolol. Aku bilang itu tolol! Taik kucing dengan kata-kataku ini! Hahahaha….. aku menyodorkan sebuah cawan yang berisi air kekekalan. Seorang manusia pernah mereguk air yang kusuguhkan ini. Kau tahu! Dia mati! Mati sukses dan mengesankan sekali! Hahaha….

Aku adalah mimpi buruk di siang hari. Maka jangan pernah untuk memicingkan mata di kala siang. Apalagi di dalam bus laju yang penuh pencopet… kalian percaya padaku? Hahaha…. minumlah dengan segera! Buat apa kalian semua hidup di dalam Bus yang penuh pelacur ini? Bukankah kalian semua orang-orang bersih dan suci? Larilah, karena semua tempat sudah terkepung pelacur, selagi bisa, minum air ini secepat mungkin. Jangan tunggu musim penghujan tiba. Jangan tunggu burung gagak mengkobel  kemaluanya…

Bus ini sangat sesak dengan penipu…
Semua topeng-topeng berjalan. Topeng warok, topeng barong, topeng hantu. Topeng badut. Badut, badut, badut….

Di balik kesadisanku, sebenarnya aku sangat takut dengan orang-orang di sekelilingku. Sangat takut.
Aku takut mati dan pensiun dengan cepat sebagai mimpi buruk di siang hari. Bila lebih lama lagi aku berada di dalam bus ini berama-sama dengan mereka… aku pasti mati karena tertawa, tertawa yang keras, hingga aku terbatuk-batuk dan mati tak wajar.

Aku masih mimpi buruk di siang hari. Jangan pernah percaya padaku. Jangan pernah sekali waktu!

Harry Potter
Berisik-berisik!! Orang gila dengan kebisingan yang sangat energik. Kau meracau seperti ab-origin!! Diamlah orang tertua di muka bumi ini! Atau aku akan  memancangmu di tembok-tembok derita, antara Israel dan Palestina?
Siapa yang paling sadar diantara kita semua, jangan pernah mengucapkan namanya, sekalipun terpaksa… hilangkan kantukmu, jangan biarkan dirimu terbius oleh bau ketek dan deodoran busuk. Dia akan datang padamu… dia akan datang padamu!
Seorang lelaki dengan mulut besarnya mensetir isi kepala seorang tekhnokrat. Seorang penyair yang mengaku paling cinta dengan tanah air sibuk menyulap dirinya sehingga persis seperti tukang sihir dengan sapu lidi yang bertangkai emas. Dan loudspeaker yang berdentam dengan keras sebagai aksesorisnya.
Terbang melayang. Dengan menebarkan ramuan ajaib yang dapat menembus meja birokrasi dengan aman sentosa. Dengan uang sogok kan bertumpuk bergunung-gunung.

Penguasa hanya menjadi lebih terlihat berkuasa, ketika seorang banci jatuh kepelukannya. B A N C I !!!
Dan semua orang yang ada di dalam bus ini adalah banci!

Jauh-jauh dari Azkaban, aku baru menyadari bahwa semua penumpang bus ini adalah banci. Banci yang pura-pura bunting!

Aku lebih dahsyat dari perang dunia sekalipun… aku menjadi best seller! Yang hidup di dalam imaginasi anak-anak. Akulah pahlawan bersepatu laras!! Yang berjalan menderap bagaikan serdadu yang maju ke medan perang, drap-drap-drap-drap…

Jangan percaya pada si mimpi buruk di siang hari!!

Anakin Skywalker
Hidup Jedi!! Penguasa baru galaxi ini. Empat tahun pengembaraanku, kuhabiskan diantara buku-buku, bersentuhan dengan kutu-kutu, bersinggungan dengan koruptor waktu, bersikutan dengan hantu-hantu. Kau yang mengaku best seller dari Azkaban, sebuah negeri antah barantah yang idenya gak gaul dan terkesan memaksa. Kau tahu siapa aku? Akulah yang punya cerita. Antara galaxi-galaxi, batu-batu meteorid yang berterbangan diantara bukit Tursina. Akulah yang punya cerita, Khaidir, si penggembala waktu. Topi waja mirip tentara Nazi yang kupakai sebagai aksesoris , ini menunjukkan kesucianku. Aku berselancar bersama Musa, sambil bercuap-cuap ria. Aku tenggelemkan perahu seorang bocah, itu karena keirianku pada ketenarannya. Anak itu, kelak akan lahir menjadi seorang tokoh yang ajaib, dari tangan dingin Jim Barry. Akulah penguasa lauatan mimpi siangmu. Yang mengantarkan Bush pada perang Teluk jilid tiga. Lebih dahsyat dari peristiwa perang salib yang pernah ada antara barat dan timur. Akulah penguasa delapan mata angin.

Kertas-kertas berisikan manuskrip tua mengenai sejarah terbentuknya Mesopotamia, sejarah para budak dan harem-harem firaun yang ternyata lesbi semua, termaktub rapi dalam piramida.

Akulah Khaidir, yang matanya menjadi simbol Freemansonry, aku disembah kaum iluminati. Kelak kau akan namai aku sebagai Ahmad Dhani.

Hamlet Pangeran Denmark
Ophelia, tak kau usir kantukmu yang membuatku cemburu? Temani aku mabuk sayang. Tak ada guna kau tengelamkan isi tenggorokanmu pada sekilo garam. Negeri kita sudah susah. Aku tak mau pikirkan si anjing Tumang yang mengawini ibuku. Ophelia, bagaimana? Berapa kurs rupiah hari ini? Aku mau banting setir saja. Aku tak mau jadi tukang jagal kepala orang lagi. Ophelia, manisku. Telah kulewati berbagai negeri, telah kupelajari berbagai jenis bunga-bunga yang tumbuh liar di luar istana. Aku tak temukan sekuntum bunga yang indah dan sewangi dirimu, Ophelia. Untuk apa semua ketenaran yang kudapat dari undian nomor buntut ini sayang? Kalau kau tak mau temani aku mabuk siang ini, jangan kau dekati bis gila dengan jendela yang menghadap ke pintu neraka itu sayang. Nyanyikan untuk ku lagu nina bobo. Biar aku mabuk sendiri. Biar luka-luka di sekujur tubuhku ceoat kering, seperti BBM yang sedang diserot pasar kapitalis.

Sayangku, Ophelia. Aku baru mendapatkan handphone Nokia jenis terbaru, selain ada radio, Kamera, SMS dan MMS, pesawat ajaib ini juga dapat merubah rupiah menjadi dollar sayang. Busyet, sekarang aku bisa membeli obat ketiak sampai berlusin-lusin banyaknya. Sayang, canggih benar alat ini. Kita sedang dijadikan robot oleh negara kapitalis manis. Lihat, kepala ku sudah diisi berbagai macam mesin, dan merek-merek asing. Aku mesin, Ophelia, mesin yang tak pernah berhenti membeli. Aku adalah sumber uang mereka. Pikiranku sudah diarahkan untuk terus membeli, dan membeli produk mereka. Kita tak bisa lari dari mereka Ophelia, bahkan lautan ini punya mereka. Kita membeli sinar matahari pada mereka, bahkan aku harus mencicil dengan bunga yang luar biasa besarnya untuk sebutir baut yang harus kutempelkan di otak mesinku ini. Aku adalah robot yang selalu menanti kehadiran iklan mereka di tivi-tivi. Aku adalah korban Axe yang dahsyat dan mampu membuat lubang di udara sebesar daratan Amerika.

Ophelia, jantung hatiku. Aku tak bisa pungkiri, bahwa hatiku kini sudah mulai tertarik pada sebuah manekin yang menempel di etalase toko yang menjajakan tetek-tetek palsu. Gantilah tetekmu dengan silikon seluas pulau Sabang, agar aku dapat meminum susunya, menyerot susunya, menyedot susunya….
Ophelia, ayo sayang, mabuk yuk…

Chapter II

Pengembara dari Nazareth
Aku, manusia berhati sampah, yang menghilang di taman getsemani pada sebuah pemberontakan yang di dalangi DN. Aidit dan PKI, aku, manusia berhati sampah yang menghilang ketika kerusuhan ‘98 tersulut dan menciptakan ribuan daging panggang yang dipesan langsung dari mall-mall. Aku manusia setengah dewa dan seorang putra bapa yang kudus. Yang lahir di atas kontradiksi dan konfrontasi Malaysia-Romawi. Aku adalah lautan misteri yang menjadi mimpi buruk si mimpi buruk sendiri. Aku lebih mesin dari si otak dungu feodal Omelet. Aku mesin propaganda. Aku lebih dahsyat dari penemuan Guetenberg. Aku lebih radikal dari Luther, aku lebih sakit jiwa dari Dan Brown. Aku, kekasih umat manusia yang sekarang kesepian di kerajaan Allah. Aku butuhkan kasih sayang; seorang perempuan. Siapa bilang tuhan tak butuh kehangatan? Tuhan sekarang kesepian. 100 ribu orang yang mati digulung tsunami beberapa saat lalu belum dapat menghibur kesepianku. Sekarang tuhan minta darah perawan.

David Beckham
Sejak, bergabungnya aku di klub ini, aku merasakan ada yang mengganjal di bawah pantatku. Semacam tonjolan kecil. Ambien kali. Ini karena bis ini terlalu lama berhenti. Padahal aku harus menyelesaikan satu pertempuran lagi. Pertempuran terakhir. Pertempuran Badr, dimana Adidas mau menjadi sponsor tunggal dalam even bersejarah itu. Sebatang cigaret dengan tembakau yang diambil dari Hindia Belanda, asap yang mengepul karena tak memakai Castrol. Negeri kacau dengan populasi yang mampu membuat sepuluh persen pemakai jalan menjadi gila setiap hari.

Ambien ini sudah terlalu akut. Aku tak begitu yakin, ada orang yang sudi menjilatnya, sehingga pantat ini jadi mulus, semulus pipi bayi. Ini lebih ngaco dari bunyi sebuah iklan sabun di tivi. Aku, manusia mesin yang dipaksa bermain bola selama sehari semalam demi membawakan sebuah iklan, produk jamu dalam negeri, jamu kunyit asam. Jamu yang mampu menolak bala, sehingga menjauhkan bumi ini dari hujan meteor.

Aku rela berpanasan menemani polisi lalu lintas yang bekerja keras di bawah todongan mata-mata pemakai jalan yang liar memaki dan mengumpat. Aku bertemu Khaidir, di dunia lain. Uka-Uka adalah tim barunya. Dulu kami sempat berada di bendera yang sama, Manchester United. Tapi maaf, sekali lagi ini demi popularitas, aku hengkang ke Cordoba untuk membuahi banteng-banteng betina di sana, agar negeri itu mampu meredam kekuatan orang Katalan yang punya nafsu merdeka yang demikian besar.

Banteng-banteng betina Cardoba tiada duanya. Minumnya jamu sari rapet dan Castrol tiga liter sehari. Tak lupa mereka juga menyemprotkan deodoran ke ketiak mereka, ke selangkangan juga. Bahkan ke lubang pantat juga. Sekali-sekali aku mulai belajar menjilat pantat banteng betina. Dan kini aku telah terbiasa dengan jilatan lidah mereka di pantat ini.

Ambienku semakin membesar, sudah parah dan akut agaknya. Aku sudah tak bisa membedakan apakah itu ambien atau itu buah cintaku dengan Viktoria. Tidak mungkin, ada segepok uang dolar menjuntai di pantatku. Ini bukan proyek perang teluk milik Condolize Rice, Bush, Donald Rumsfeld, Howard maupun Blair. Untuk orang Inggris yang terakhir itu, aku malu menyebutkannya sebagai bintang lapangan dari Liverpool city. Karena the reds dan red devils adalah rival yang melegenda bahkan sejak sejarah sepak bola mulai ditulis di atas prasasti seharaga 15.00 poundsteling.

Cuma cukup membeli obat ketiak, namun tak bisa membeli obat ambienku. Pantatku semakin sakit. Bis butut hibah dari Jepang ini sangat tak layak pakai. Semua onderdilnya sudah dalam kapasitas kadaluarsa. Bahkan ada sebuah bautnya yang sudah dirubungi semut dan dimakan rayap segala. Benar-benar sakit pantatku, ketika ku sadari ternyata kursi hasil menjual kepala orang ini terbuat dari bulu angsa. Tak ada bedanya dengan sofa yang kubeli bersama istrik di pasar Jatinegara beberapa saat lalu.

Oh, aku butuh sebuah tempat duduk yang dirancang khusus untuk penderita ambien akut seperti aku. Aku akan telepon sekarang, mendatangkan barang mewah itu, langsung dari Karibia. Atau, apakah ada tempat duduk yang lebih canggih lagi yang sekarang sedang beredar di tivi-tivi?

Rawapening
Sudah. Sudah kumatikan tivinya. Otak ku jadi kacau setiap kali ada iklan baru yang muncul di balik layar elektronik itu. Gila!
Belum selesai dengan Nokia paling baru, sudah muncul lagi Nokia yang dapat menukar Dollar menjadi Birtney Spears, ah, sehingga sekarang, remaja-remaja di tempatku tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk ke warnet-warnet sekedar mengakses situs porno dan menyalurkannya di pinggir-pinggir jalan, kepada pelacur dengan bulu ketek yang tak pernah dicukur dan kepada banci, yang teteknya sebesar buah melon yang kena kanker.

Remaja lelaki di kampungku dengan mudah membawa Birtney Spears ke kamar kostnya, kemudian menelanjangi dan kemudian lagi merancapnya seperi anak anjing yang sedang haus.

Bahkan bukan Cuma Birtney Spear. Setiap rupiah yang diganti menjadi dollar dapat juga disublim menjadi JK. Rowling, sehingga remaja di kampungku bisa mendengarkan dongeng sekaligus ngeseks….
Hahahahaha, kabar terbaru lagi, JK Rowling itu, terlalu laris dan banyak peminatnya. Sehingga perlu Madonna sebagai penggantinya.

Pening aku mak!

Aku adalah mimpi buruk di siang hari, kelak aku akan memecahkan tivi-tivi yang ada di depanmu sekarang. Sehingga dengan serempak kau akan berkata, “Dia telah turun, Dia telah turun, Mesias, Mesias….!” akulah Mesias. Yang akan membebaskanmu dari labrakan satu batalyon iklan yang dapat mengeluarkan cairan otak kita karena terus berpikir… “bagaimana aku bisa dapatkan Obat Ketek terbaru, yang bebas deodoran, bersahabat dengan alam dan dapat rekomendasi dari Greenpeace….”

Bah…. najis. Setiap hari, pikiranmu akan disetir untuk menjadi seorang pemakai sejati. Mesin pembeli. Produk ini, produk itu, merek ini, merek itu, seri ini, seri itu, keluaran ini, keluaran itu, ini, itu, ini, itu, ini, itu…. wahhhhhhhhhhhhhhhhhh
Kadal buntung, anjing pincang, babi ngepet, buaya darat, onta bunting, sapi perah!!! Apa yang tidak kita terima? Bahkan sampahpun kita makan. Andaikata taik digoreng dan diberi label, Made in United State Of America, kita juga pasti membelinya. Asal barat, asal asing, asal import, asal-asalan, dasar bodoh, manusia iklan, manusia sampah, manusia pasar, manusia setir… manusia jancok!! Jancok!

Aku pusing dengan iklan-iklan barat yang terus muncul di layar televisiku, lantas aku memecahkan layar televisi bermerk Sharp itu dengan sebuah cangkul cap Buaya. Tivi itu ku beli dengan uangku sendiri, hasil jerih payahku. Lantas, berdosakah aku memecahkan apa yang telah kubeli? Bersalahkah aku karena telah membunuh barang kesayanganku sendiri? Sungguh pak hakim, katakanlah keadilan padaku. Apakah aku berdosa telah menghabisi riwayat sebuah benda yang telah memberikan ilusi-ilusi palsu dalam hidupku?

Ahmad Dhani
Bagaimana? Saudara Dart Vader? Sudah cukupkah alasan yang terdakwa berikan? Apakah ada peranyaan lain?

Anakin Skywalker
Cukup yang mulia.

Ahmad Dhani
Bagaimana saudara pembela, anda masih tetap ngotot membela klain anda?

Harry Potter
Cukup Yang Mulya

Anakin Skywalker
Bagaimana Saudara saksi ahli? Apakah anda mau meneruskan perihal hukum produksi masyarakat pra-pasar di republik ini?

David Beckham
Cukup yang mulia

Anakin Skywalker
Bagaiman dengan anda, wahai tuan korban?

Pengembara dari Nazaret
Bila di pengadilan ini aku tak mendapat pembelaan, maka di pengadilan tuhan nanti, kau ingat itu, wahai pembunuh. Aku mau naik banding… aku mau naik banding!!!!
Cukup. Itu saja

1 Response to "Bis Jangan Mogok Dong"

[…] Bis Jangan Mogok Dong November 26, 2007 Oleh: Hujan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,133 hits
%d blogger menyukai ini: