hujan deras

Hari kesepuluh

Posted on: 13 Januari, 2007

hari kesepuluh, dan tuhan benar-benar hadir di karbala
dijemput-nya pemuda paling gagah yang pernah hadir di dunia
dibentangkan-nya permadani indah pembungkus suci jenasah
-dia sendiri, hanya sendiri.-
lantas diletakkan-nya pemuda tadi di sisi-nya, persis dekat sang ayahnda, dan pangkuan atuk tercinta.

hari kesepuluh, pemuda itu benar-benar pergi juga
dengan gagah, disongsongnya kebenaran sejarah
dengan berani ditepisnya kekecutan hati.
-dan dzulfikar bergetar di udara kering senggagar, dan matilah kutukan manusia lapar-

dia, yang muda, yang selalu maju ke medan laga
tak pernah mati, hidup selama
meski kelak semua tempat menjadi karbala
dan dia terkepung sendiri sahaja.

bersumpahlah, hai pemuda
meski maut menjadi tantangannya
meski hari ini tempat yang dipijak menjadi karbala
meski seribu yazid siap menunggu dengan pedang di tangannya
lahirlah! dan maju!

-sebab tuhan sendiri yang akan menjemputmu-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,087 hits
%d blogger menyukai ini: