hujan deras

Ketakutan melahirkan keberanian.

Posted on: 27 Juni, 2005

batmankatro

(Keberpihakan melawan ketidak adilan, bukan melakukan balas dendam)

Menarik sebuah garis linear antara pembelaan dan pembelotan merupkan sebuah pekerjaan yang susah. Tahap-tahap yang dirangkai dalam setiap keputusan itu memerlukan sebuah pengorbanana yang terkadang sangat dilematis. Bruce Wayne si putra mahkota kota Gotham juga pernah merasakan ketakutan yang membuatnya bimbang kepada keadaan yang memaksanya untuk memilih.

Rasa ketakutan yang dihadapi Wayne kecil setelah pembunuhan yang menimpa bapaknya membuatnya semakin paranoid terhadap kehidupan sekelilingnya. Kesenjangan yang kontras yang terlihat di depan matanya membuatnya semakin mahfum: bahwa kemiskinan adalah sekutu kejahatan.

Batman Begins yang disutradarai Christoper Nolan kali ini memang terasa lebih berat dari film Batman versi Bioskop yang pernah diproduksi sebelumnya. Karena dalam film ini tampak sekali usaha-usaha keras yang terlihat kentara dalam menghidupkan tokoh pahlawan anak-anak ini kembali. Dan pilihan karakter kepada Bale sebagai Bruce Wayne adalah tepat. Karena sosok pemuda emosional yang diperankan Bale masuk dalam film ini. Tehnologi yang dipamerkan juga sudah cukup canggih, mengingat dalam episode-episode sebelumnya, persenjatan dan kendaraan batman sangat canggih dan memukai fantasi anak-anak.

Bruce yang dihantui sindrom paranoid terhadap kelelwar harus melihat bapak-ibunya tewas dalam sebuah insiden perampokan yang dilakukan oleh orang miskin di Gotham. Yang parahnya, Bruce merasa semakin tertekan karena bapak-ibunya justru tewas setelah Bruce mengajak pulang dari gedung etater yang pada saat itu menyajikan pementasan berlakon kelelawar. Sejak itu Bruce terus berusaha melupakan kesalahannya dengan cara membalas dendam kepada Chill, si pembunuh orang tuanya. Persidangan terus berlanjut bahkan hakim yang korup harus menunggu bertahun-tahun untuk menyidangkan Chill. Pada saat itu Bruce yang dipengaruhi perasaan balas dendam atas kematian kedua orang tuanya berniat membunuh Chill. Namun sayang, Bruce sudah keduluan orang.

Kisah dengan alur maju-mundur ini perlahan-lahan mengambarkan dengan jelas kekerasan hati Bruce untuk membalas dendam kematian orang tuanya. Untuk itulah dia memutuskan untuk bergabung didalam sebuah komunitas bernama Black night pimpinan Ra’s Al Gul ( Watanabe). Komunitas ini adalah sebuah wadah yang menginginkan kehancuran bagi setiap kota yang hancur akibat korupsi dan kejahatan hokum lainnya. Di dalam kelompok ini, Bruce dibimbing oleh seorang master yang memperkenalkan kepadanya hal-ihwal dunia hitam, Henri Ducard (liam Nesson). Untuk pertama kali pula Bruce mengetahui hakikat keadilan: “kematian orang tuaku tidak dibalas dengan balas dendam” ujarnya. “Tapi Gotham yang tamak harus di hancurkan, karena di sana banyak kemiskinan yang menyebabkan kejahatan. Bahkan ayahmu mati karenanya” kata Ra’s Al Ghul ketika memerintahkan Bruce untuk menjadi eksekutor bagi seorang penjahat.

Batman kali ini sangat berat dengan perenungan yang dalam, tentang orang-orang yang bersalah dan orang-orang yang pantas dibela. Bruce mengetahui betul bahwa orang tuanya tewas diakibatkan oleh keserakahan kota yang terus menguras dan menjanjikan mimpi yang tak terbeli bagi orang-miskin. Bruce juga sadar kalau kemiskinan adalah sumber kejahatan. Dan kejahatan telah membeli semua hokum dan peraturan yang berlaku. Sehingga apa yang disebut “modal kapital dilawan dengan modal capital” akan terwujud nantinya. Ini adalah masalah terbesar dalam mengatasi setiap kasus pada sebuah Negara miskin dan korup. Ketika kaum penguasa modal menindas orang papa, maka kejahatan secara fisik akan muncul dipermukaan. Namun ketika pemilik modal harus bertanding bersama pemilik modal lainnya maka hanya akan terjadi dua kemungkinan, pertama ada deal diantara mereka dan kedua, ada kehancuran terstruktur akibat rivalitas mereka.

Gotham adalah sebuah kota yang kacau dengan tingkat kriminil yang tinggi. Itulah sebabnya, Black Night merasa berhak untuk menghancukan kota korup dan sarat suap menyuap itu. Hanya saja falsafah Black Night itu keliru. Tapi bukan pula pembenaran terhadap langkah yang diambil Bruce juga. Black Night adalah sebuah organisasi pragmatis, dimana melihat satu masalah hanya terlihat dari bentuk fisik keseluruhannya saja. Bagi mereka falsafah “daripada miring, lebih baik tumpahkan sekalian” itu merupakan nilai wajib dan harus dilaksanakan. Itu sama sekali tidak praktis diterapkan dalam menegakkan benang basah. Dalam sebuah tatanan sosial, falsafah itu dinilai kaku dan arogan terhadap kaum minoritas. Main hantam kromo dan tidak memandang bulu itu hanya akan membawa kehancuran yang besar tanpa bisa menghadirkan pemecahal dan solusi dari permasalahan itu sendiri. Sedangkan Bruce si jutawan lebih melihat dari sisi humanisnya, bahwa di dalam kota Gotham yang terpuruk akibat kemerosotan moral birokratnya, masih ada jiwa-jiwa yang tulus dan bersih.

Kemungkinan hasil yang baik adalah merubah cara pandang hidup masyarakat Gotham daripada harus memulai dari awal lagi cara hidup mereka. Ini sama dengan membuat rumah dan merehabilisasi rumah. Keduanya memiliki resiko yang sama. Cara membangun rumah itu sangat memerlukan waktu yang lama serta kerugian yang besar. Namun kita tak perlu lagi menghawatirkan kekuatan pondasi itu. Sebab kita sendiri yang telah menentukan pondasi rumah. Sebaliknya, memperbaki rumah tidak membutuhkan banyak modal dan memakan waktu lama, hanya saja, bangunan itu mungkin kropos di bagian tertentu.

“Bruce kenapa kita jatuh?” kata Tommy Wayne, ayah Bruce ketika menolongnya dan mengeluarkannya dari ketakutan yang disebabkan kelelawar. Jawaban itu terjawab oleh Bruce sekian tahun berikutnya, “Agar kita bisa berdiri kembali,” jawabnya. Kali ini Bruce telah menggunakan kostum kelelawar dari baja. [hjn]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Laman

Link

Laci bulukan

Blog Stats

  • 172,133 hits
%d blogger menyukai ini: