Posted by: hujanderas on: 14 Agustus, 2007
Depok, (Analisa)
Saksi sejarah terjadinya G 30/S PKI, pada 30 September 1965 dan penemu lokasi pembuangan para Jenderal pahlawan revolusi yang terbunuh di Lubang Buaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sukitman (64), meninggal dunia, Senin (13/8) sekitar pukul 07.00 WIB.
Sukitman meninggalkan seorang istri, tiga anak, dan tujuh cucu. Sebelum meninggal, AKBP Sukitman sempat menderita stroke. Namun pada saat akan dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Yudha, nyawa korban tidak tertolong.
Almarhum disemayamkan di kediamannya di Jalan Pramuka, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Indra Lesmana yang merupakan putra ketiga almarhum tidak dapat menahan rasa haru yang mendalam. Dengan berurai air mata, Indra menjelaskan, bapak sangat bangga karena selama hidupnya dapat berguna bagi bangsa dan negara.
“Atas jasa-jasanya Bapak mendapatkan kenaikan pangkat dari AKP menjadi AKBP,” katanya dalam deraian air mata.
Indra mengatakan bukan kenaikan pangkat yang membuat bapak bahagia, tapi selama dalam hidupnya bisa memberikan sumbangsih terhadap negara.
Di rumah duka tampak hadir Kapolres Depok Kombes Imam Pramukarno dan Wadirlantas Polda Metro Jaya Firman Santiabudi. Sementara beberapa karangan bunga dari mantan wapres Try Soetrisno, Kodam Jaya dan Pemkot Depok tampak berjajar di halam rumah.
Sukitman terakhir menjabat Kasubag Regiden Polda Metro Jaya dan pensiun pada 1998. (Ant)
Good……its nice
Semoga jasa diterima disisiNya Sang Kuasa dan menjadi teladan bagi warga Polisi lainnya.
Kami turut berduka cita semoga amal ibadahnya diterima Allah swt dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kesabaran dari Yang Maha Esa
Saya pribadi turut berduka cita atas wafatnya Bp. Sukitman. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan sgala jasa2 yg tlah beliau torehkan senantiasa dikenang utk dijadikan refleksi dlm membangun bangsa ke depan. Amin.
kalau boleh tahu dimana sih alamat lengkapnya
ya nama juga takdir tapi good luck buat pak sukitman
bangga kepada orang yang bisa mengukir sejarah banga ini
INNALILLAHI WA INNA ILAIYHI ROJI’UN
Semoga amal ibadahnya di terima di sisiNYA , keluarga yang di tinggalkna diberi ketabahan yang besar, Tapi siapa dalang dari G30S/PKI , karena masih simpang siur ??!!
Terimakasih atas semua baktimu, kami akan terus membasmi antek2 PKI sampai keakar-akarnya. Semoga segala amal ibadah pak Sukitman diterima disisi ALLAH SWT… Amin…
sebenarnya lubang buaya hanya akal-akalan the smileling jendral apa lagi anda mengaku menemukan lubang buaya smoga kematian anda tidak tenang di alam baka karena anda termasuk penghianat negara,yang menjadi tonggak sejarah penggulingan kejayaan indonesia,dikarenakan taktik CIA untuk menyetir indonesia. lihat dalam undang2 apa hukuman bagi penghianat negara.bagi siapapun yang sudah mengenyam sejarah buatan orde baru maka akan menertawakan tulisan sya tetapi kalo anda tahu sejarah yang sesungguhnya maka anda akan terbelalak.karena G30 adalah rancangan CIA,mungkin era tahun itu Amerka kalah dengan Vietnam tetapi dia mengalami kemenangan besar di INDONESIA.kemenangan berupa pembantaian besar di INDONESIA adalah pengobat kekalahan atas perang Vietnam
16 Agustus, 2007 pada 4:53 am
Riana sekeluarga turut berduka cinta atas meninggalnya Bpk.AKBP Sukitman.